Posts

Terjadinya pergeseran gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya masyarakat urban Jakarta beberapa tahun belakangan ini, turut memicu pertumbuhan sarana – sarana publik guna memenuhi tuntutan masyarakat urban yang membutuhkan sarana publik yang nyaman, aman dan memberikan nilai lebih.

Sarana publik di kota–kota besar pun semakin berkembang seiring dengan terjadinya pertumbuhan jumlah penduduk setempat. Hal yang terlihat pesat pertumbuhan sarana publik adalah keberadaan shopping mall di kota Jakarta yang semakin ramai. Kini juga semakin mendekati daerah-daerah tertentu sehingga semakin memudahkan masyarakat yang berada di daerah sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan baik sandang maupun pangan.

Keberadaan shopping mall pun kini sudah bergeser tujuannya. Tak semata sebagai tempat yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat saja tetapi shopping mall juga telah menjadi meeting point untuk berbagai keperluan meeting dengan klien, kumpul keluarga dan kerabat atau sebagai tempat untuk melepas penat, sekedar mencari hiburan entertainment atau mencari tempat makan.

Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang tersebut serta untuk memberikan sarana publik yang semakin dekat di jantung Jakarta yang dikelilingi gedung-gedung perkantoran utama Jakarta tepatnya di daerah Benhil, hadir tempat kuliner yang akan menjadi destinasi alternatif masyarakat sekitarnya: Teras Benhil ’Culinary Terrace’.

Mengusung konsep ’Green & Hommy’, Teras Benhil mengadopsi unsur-unsur tanaman, kayu serta unsur alam lainnya pada desain arsitektur bangunan baik eksterior maupun interior sehingga pengunjung akan menikmati suasana yang nyaman, teduh dan bersih.

Indra Gunawan, Direktur Teras Benhil, menilai, kawasan Benhil yang berada di jantung kota Jakarta sangat strategis untuk menghadirkan pusat kuliner dan shopping center bagi lingkungan sekitarnya. Kawasan ini dikelilingi gedung-gedung perkantoran, apartemen hingga pertokoan.

Karena itu, dibutuhkan destinasi kuliner yang dilengkapi shopping center untuk sekedar menikmati santap pagi, siang dan malam, menjadi meeting point untuk bertemu klien ataupun keluarga dan kerabat hingga sekedar manghabiskan waktu di tengah kemacetan kota Jakarta untuk menunggu dapat pulang ke rumah.

“Teras Benhil sangat cocok menjadi destinasi favorit masyarakat urban kota Jakarta yang membutuhkan pusat kuliner terlengkap dengan beragam pilihan memanjakan lidah serta tempat hang out yang cozy, green dan hommy,” ujarnya, Senin.

Kongkow bersama teman atau keluarga merupakan hal yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang Indonesia. Saat ini, hadir alternatif tempat baru di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Selatan. Namanya Teras Benhil.

Teras Benhil terletak di jantung kota Jakarta, tidak jauh dari Halte Transjakarta Bendungan hilir. Mengusung konsep culinary terrace dengan posisi dekat perkantoran diharapkan Teras Benhil bisa memenuhi kebutuhan para pekerja Jakarta.

“Masyarakat kawasan Benhil menginginkan hadirnya sebuah destinasi kuliner untuk makan siang atau selepas kerja,” kata Direktur Teras Benhil, Indra Gunawan, saat ditemui di Jakarta, Senin, 23 Juni 2014.

Teras Benhil terdiri dari empat lantai. Lantai dasar merupakan area yang terdiri dari mini atrium, toko fesyen, dan aksesori. Kemudian lantai satu dikhususkan untuk kafe dan restoran. Sementara lantai dua diperuntukkan untuk restoran.

Saat ini sudah 80 persen tenant yang terisi. Mulai dari makanan, minuman, fesyen bahkan ada area pameran.

“Ini adalah food mall yang multi fungsi. Bisa menjadi tempat makan siang, menunggu kemacetan Jakarta dan pada akhir pekan menjadi tempat kumpul keluarga,” kata Operational Manager Teras Benhil, Devi Krisnadi