Posts

Info bagus untuk Anda semua, “Ayam Jerit” akan segera membuka gerai barunya di Teras Benhil. Di perkirakan mereka akan Opening pada awal Juni 2016. Datang dan nikmati menunya. “Siap-siap ngejerit” !

Terjadinya pergeseran gaya hidup masyarakat Indonesia khususnya masyarakat urban Jakarta beberapa tahun belakangan ini, turut memicu pertumbuhan sarana – sarana publik guna memenuhi tuntutan masyarakat urban yang membutuhkan sarana publik yang nyaman, aman dan memberikan nilai lebih.

Sarana publik di kota–kota besar pun semakin berkembang seiring dengan terjadinya pertumbuhan jumlah penduduk setempat. Hal yang terlihat pesat pertumbuhan sarana publik adalah keberadaan shopping mall di kota Jakarta yang semakin ramai. Kini juga semakin mendekati daerah-daerah tertentu sehingga semakin memudahkan masyarakat yang berada di daerah sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan baik sandang maupun pangan.

Keberadaan shopping mall pun kini sudah bergeser tujuannya. Tak semata sebagai tempat yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat saja tetapi shopping mall juga telah menjadi meeting point untuk berbagai keperluan meeting dengan klien, kumpul keluarga dan kerabat atau sebagai tempat untuk melepas penat, sekedar mencari hiburan entertainment atau mencari tempat makan.

Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang tersebut serta untuk memberikan sarana publik yang semakin dekat di jantung Jakarta yang dikelilingi gedung-gedung perkantoran utama Jakarta tepatnya di daerah Benhil, hadir tempat kuliner yang akan menjadi destinasi alternatif masyarakat sekitarnya: Teras Benhil ’Culinary Terrace’.

Mengusung konsep ’Green & Hommy’, Teras Benhil mengadopsi unsur-unsur tanaman, kayu serta unsur alam lainnya pada desain arsitektur bangunan baik eksterior maupun interior sehingga pengunjung akan menikmati suasana yang nyaman, teduh dan bersih.

Indra Gunawan, Direktur Teras Benhil, menilai, kawasan Benhil yang berada di jantung kota Jakarta sangat strategis untuk menghadirkan pusat kuliner dan shopping center bagi lingkungan sekitarnya. Kawasan ini dikelilingi gedung-gedung perkantoran, apartemen hingga pertokoan.

Karena itu, dibutuhkan destinasi kuliner yang dilengkapi shopping center untuk sekedar menikmati santap pagi, siang dan malam, menjadi meeting point untuk bertemu klien ataupun keluarga dan kerabat hingga sekedar manghabiskan waktu di tengah kemacetan kota Jakarta untuk menunggu dapat pulang ke rumah.

“Teras Benhil sangat cocok menjadi destinasi favorit masyarakat urban kota Jakarta yang membutuhkan pusat kuliner terlengkap dengan beragam pilihan memanjakan lidah serta tempat hang out yang cozy, green dan hommy,” ujarnya, Senin.

KFC telah membuka gerainya kembali di Teras Benhil pada tanggal 5 April 2016. Kunjungi dan Nikmati menu-menu terbaru nya.

Kunjungi dan dapatkan berbagai promo terbaik di KFC Teras Benhil. Ayo ajak keluarga dan teman-teman Anda untuk berkunjung ke KFC Teras Benhil.

Kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, terkenal sebagai pusat jajanan tradisional. Di Pasar Benhil dan sepanjang jalan di sana, berderet penjaja makanan yang unggul dengan cita rasa masing-masing. Mulai akhir Juni ini, ada satu lagi tempat wisata kuliner yang bisa disambangi di Benhil. Lokasinya persis di samping Pasar Benhil. Di situlah berdiri Teras Benhil.

Teras Benhil yang dikelilingi gedung perkantoran, apartemen, dan pertokoan dinilai sangat strategis dalam memberikan nilai positif bagi lingkungan dengan menawarkan destinasi pusat kuliner. Mengusung konsep green and hommy, Teras Benhil mengadopsi unsur-unsur tanaman, kayu, serta unsur alam lainnya pada desain arsitektur bangunan, baik eksterior maupun interior, sehingga pengunjung menikmati suasana nyaman, teduh, dan bersih. Konsep hijau yang diusung tidak hanya terbatas pada kehadiran tanaman saja, tetapi juga memperhatikan energi yang digunakan, yakni energi sinar matahari. “Teras Benhil ini multifungsi, bisa untuk destinasi kuliner, belanja, bertemu klien ataupun keluarga, atau sekadar menghabiskan waktu di tengah kemacetan Jakarta,” ujar Direktur Teras Benhil Indra Gunawan, Senin (23/6).

Teras Benhil beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dari Senin hingga Kamis. Pada Jumat hingga Ahad, jam bukanya bergeser dari pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. Di sini, pilihan makanan dan suasananya berbeda dengan jajanan di sekitarnya. Menu ala barat dapat ditemukan di AH Resto Cafe, Dominos Pizza, Channel Bistro, Holycow Steak Hotel, Annalita Maison Cafe, dan Cup Bento.

Teras Benhil memiliki luas area lahan 1.200 meter persegi dan bangunan 2.400 meter persegi. Bangunan yang terdiri atas empat lantai ini menyasar masyarakat kelas menengah dengan segmen profesional, karyawan, dan keluarga. Indra mengatakan, pihaknya mengerti kebutuhan masyarakat, khususnya di Kawasan Benhil. “Mereka menginginkan hadirnya spot destinasi hanya untuk mengisi waktu saja atau sekadar menikmati menu-menu makanan bervariasi tanpa berlama-lama di sela waktu istirahat jam kantor,” kata dia.

Untuk itu, Teras Benhil diharapkan mampu memberikan suasana kesegaran, ketenangan, dan kenyamanan bagi pengunjungnya. Manajer Operasional Teras Benhil Devy Diaz bersyukur, saat ini destinasi kuliner yang mampu menampung 35 mobil dan 75 motor tersebut didukung tenant-tenant yang sudah memiliki nama di masyarakat. Teras Benhil sebenarnya telah mengalami soft opening sejak Desember. Sejauh ini, sekitar 40 persen pengunjung berasal dari segmen karyawan. “Meski belum semua tenant terisi, tapi sejak soft launching, alur operasional cukup baik,” ucapnya.

Saat ini, sudah hampir 80 persen lapak Teras Benhil terisi. Sekitar 80 persennya didominasi tenant kuliner dan sisanya merupakan produk ritel. Menjelang Ramadhan, Teras Benhil telah menyiapkan program-program khusus bagi para pengunjung. Nantinya, gedung yang beralamat di Jalan Bendungan Hilir Raya Nomor 34 ini akan mengadakan promo menarik bekerja sama dengan tenant-tenant yang ada guna menarik lebih banyak minat pendatang.

erjadinya pergeseran gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat urban Jakarta, dalam beberapa tahun belakangan ini, turut memicu pertumbuhan sarana-sarana publik guna memenuhi tuntutan masyarakat urban yang membutuhkan sarana publik yang nyaman, aman, dan memberikan nilai lebih.

Sarana publik di kota-kota besar pun semakin berkembang seiring dengan terjadinya pertumbuhan jumlah penduduk setempat. Hal yang terlihat pesat pada pertumbuhan sarana publik adalah keberadaan shopping mall di Kota Jakarta yang semakin ramai serta semakin mendekati daerah-daerah tertentu sehingga semakin memudahkan masyarakat yang berada di daerah sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan, baik sandang maupun pangan.

Bahkan tujuan keberadaan shopping mall sudah bergeser, tak semata-mata sebagai tempat yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga telah menjadi meeting point untuk berbagai keperluan meeting dengan klien, kumpul keluarga dan kerabat, atau sebagai tempat untuk melepas penat, sekadar mencari hiburan atau mencari tempat makan.

Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang tersebut serta untuk memberikan sarana publik yang semakin dekat di jantung Jakarta yang dikelilingi

gedung-gedung perkantoran utama Jakarta, tepatnya di daerah Benhil, segera hadir tempat kuliner yang akan menjadi destinasi alternatif masyarakat sekitarnya bernama Teras Benhil Culinary Terrace. Mengusung konsep “green and hommy”, Teras Benhil mengadopsi unsur-unsur tanaman, kayu, serta unsur alam lainnya pada desain arsitektur bangunan, baik eksterior maupun interior, sehingga pengunjung akan menikmati suasana yang nyaman, teduh, dan bersih.

Kongkow bersama teman atau keluarga merupakan hal yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang Indonesia. Saat ini, hadir alternatif tempat baru di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Selatan. Namanya Teras Benhil.

Teras Benhil terletak di jantung kota Jakarta, tidak jauh dari Halte Transjakarta Bendungan hilir. Mengusung konsep culinary terrace dengan posisi dekat perkantoran diharapkan Teras Benhil bisa memenuhi kebutuhan para pekerja Jakarta.

“Masyarakat kawasan Benhil menginginkan hadirnya sebuah destinasi kuliner untuk makan siang atau selepas kerja,” kata Direktur Teras Benhil, Indra Gunawan, saat ditemui di Jakarta, Senin, 23 Juni 2014.

Teras Benhil terdiri dari empat lantai. Lantai dasar merupakan area yang terdiri dari mini atrium, toko fesyen, dan aksesori. Kemudian lantai satu dikhususkan untuk kafe dan restoran. Sementara lantai dua diperuntukkan untuk restoran.

Saat ini sudah 80 persen tenant yang terisi. Mulai dari makanan, minuman, fesyen bahkan ada area pameran.

“Ini adalah food mall yang multi fungsi. Bisa menjadi tempat makan siang, menunggu kemacetan Jakarta dan pada akhir pekan menjadi tempat kumpul keluarga,” kata Operational Manager Teras Benhil, Devi Krisnadi

Satu lagi tempat “nongkrong” baru hadir di Jakarta yaitu Teras Benhil yang baru saja diresmikan kehadirannya, Senin (23/6/2014) siang.

Terdiri dari berbagai restoran yang mengusung konsep gallery cafe, Teras Benhil yang berlokasi tidak jauh dari Pasar Benhil ini bolehlah menjadi pusat kuliner yang berbeda dari restoran-restoran di sekitarnya.

Restoran yang telah hadir di antaranya Channel Bistro, AH Resto Cafe, Hollycow Steak Hotel, Annalita Maison Cafe, Dominos Pizza dan Cup Bento. Segera hadir dalam waktu dekat ini Nanami Ramen.

Sebuah pusat kuliner dan shopping center yang pertama di Jakarta “Teras Benhil” yang resmi dibuka pada hari ini, Senin 23 Juni 2014 oleh Indra Gunawan selaku Direktur.

Indra Gunawan selaku Direktur saat ditemui di kawasan Benhil Jakarta Pusat mengatakan :

“Kami menilai kawasan Benhil merupakan jantung kota Jakarta yang sangat strategis untuk menghadirkan sebuah pusat kuliner dan shopping center bagi lingkungan sekitarnya”

Acara Launching “Teras Benhil” yang berkonsep Culinary Terrace pun, dimeriahkan oleh pasangan selebritis, yakni Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama yang selalu terlihat romantis di atas panggung dengan membawakan beberapa lagu untuk para tamu undangan yang datang.

Andhika mengatakan :

“Saya berdua mengucapkan terima kasih kepada pihak Teras Benhil telah diundang untuk meriahkan acara ini dan pekerjaan seperti ini sudah lumayan rutin dan kita selalu romantis..”

Ussy Sulistiawaty sebagai istri Andhika pun menambahkan

“Kita tampil romantis tidak hanya karena pekerjaan ini kita jadi romantisan, di luar pekerjaan kita juga romantis”

Indra Gunawan selaku Direktur “Teras Benhil” berharap

“Dengan kehadiran “teras Benhil” yang mengusung tema green dan hommy sebagai galeri cafe dan resto semoga memberikan suasana kesegaran, ketenangan dan kenyamanan bagi para pengunjung yang datang.

Jakarta, 23 Juni 2014 Teras Benhil resmi dibuka. Foodmall yang mengusung tema Green and Hommy ini mengundang media dan beberapa tamu vip untuk datang pada Grand Launching mereka. Dimulai dengan press conference dan sesi Q&A yang dikuti khusus media dilantai Upeer Ground Floor , lalu dilanjutkan dengan gunting pita (Ground Floor ) , acara f ashion show Batik Putri dan acara hiburan lainnya yang di hadiri oleh Ussy Sulistiawati beserta suaminya Andhika Pratama pada lantai 2nd floor. Green and Hommy pada gedung tersebut dituangkan pada fasad bangunan yang mengadopsi unsur tanaman, kayu serta alam disisi kanan- kirinya.

Tidak hanya itu, bangunan tersebut menggunakan lampu hemat energi yang dirancang khusus agar para tenant tetap dapat beroperasi dengan baik tetatp tetap ramah lingkungan. Bangunan yang dirancang oleh arsitek bernama Idrus ini dilengkapi dengan shoppping centre dan tempat parkir yang mencukupi.

Teras Benhil beroperasi setiap harinya mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, tetap jangan khawatir khusus untuk hari Jumat – Minggu Teras benhil beroperasi sampai pukul 23.00 WIB. Cocok untuk family event di weekend time dan berguna sebagai tempat meeting point terdekat pada weekdays .

Batik Putri, salah satu tenant yang menempati area GF di Teras Benhil

Satu lagi tempat “nongkrong” baru hadir di Jakarta yaitu Teras Benhil yang baru saja diresmikan kehadirannya, Senin (23/6/2014) siang.

Terdiri dari berbagai restoran yang mengusung konsep gallery cafe, Teras Benhil yang berlokasi tidak jauh dari Pasar Benhil ini bolehlah menjadi pusat kuliner yang berbeda dari restoran-restoran di sekitarnya.

Direktur Teras Benhil Indra Gunawan mengatakan Teras Benhil mengedepankan konsep green and homey dengan interior yang mengadopsi unsur alam. Harapannya agar pengunjung merasa nyaman dan teduh sehingga betah berlama-lama.